Pancasila sebagai dasar pembangunan Indonesia Emas
Narasumber :
Ema umiyyatul chusnah ST.M.M.Pd (MKRI)
Bonus dan tantangan menuju Indonesia emas
Tantangan yang dihadapi oleh Indonesia dalam mempersiapkan demografi ini juga cukup besar slah satu nya mausknya paham radikalisme& ideologi anti Pancasila bagi Indonesia
bonus demografi yaitu jumlah penduduk Indonesia 70%-nya dalam usia produktif (15-64 tahun), sedangkan sisanya 30% merupakan penduduk yang tidak produktif (usia dibawah 14 tahun dan diatas 65 tahun) pada periode tahun 2020-2045.
Jika bonus demografi ini tidak dimanfaatkan dengan baik akan membawa dampak buruk terutama masalah sosial seperti kemiskinan, kesehatan yang rendah, pengangguran, dan tingkat kriminalitas yang tinggi. Melihat dari fakta yang akan dihadapi Indonesia tersebut bonus demografi memang tidak bisa dihindari.
Apa yang harus dilakukan???
Menggali kembali makna nilai nilai dari Pancasila sebagai pondasi dan semangat awal untuk menerangi radikalisme dan menuju Indonesia Emas 2045,selain itu pendalaman karakter manusia Indonesia yang berdasarkan pada nilai nilai Pancasila akan menjadi tameng yang cukup kuat untuk menangkal paham paham radikalisme
Pancasila dan pembangunan
- Pada hakikatnya Pancasila sebagai paradigma pembangunan,Pembangunan nasional adalah untuk manusia Indonesia di mana secara kodratnya memiliki kedudukan sebagai makhluk individu dan makhluk sosial
- Sila sila demi sila menunjukkan sistem etika dalam pembangunan etika
Peran Nahdlatul ulama dalam membangun moralitas bangsa menuju Indonesia emas
Nasionalisme kemanusiaan yang dikembangkan oleh nahdatul ulama ialah paham kebangsaan yang memberikan pengakuan kepada seluruh elemen bangsa yang terdiri atas suku agama, ras dan antar golongan yang berbeda untuk berpartisipasi dalam melaksanakan hak dan kewajiban berdasarkan Pancasila
Lihat juga link teman saya :Gery
Komentar
Posting Komentar